Cara Riset Keyword Gratis untuk Pemula di Tahun 2025

pemula belajar cara riset keyword gratis di tahun 2025
mencari keyword/freepik

Banyak pemula SEO bingung cara menentukan keyword, mungkin bertanya: “keyword apa sih yang harus dipakai supaya artikel bisa muncul di Google?”. Salah satu langkah paling penting adalah melakukan riset keyword. Dengan riset keyword, kamu bisa tahu kata kunci apa yang banyak dicari orang di Google, sehingga artikel atau website kamu punya peluang lebih besar untuk tampil di hasil pencarian.

Kabar baiknya, kamu tidak perlu selalu memakai tools berbayar yang mahal. Ada banyak cara untuk melakukan riset keyword gratis yang mudah dipelajari, bahkan untuk pemula sekalipun. Di artikel ini, kita akan bahas langkah-langkah praktis dan tools gratis yang bisa kamu gunakan untuk menemukan keyword potensial di tahun 2025.

Apa Itu Riset Keyword dan Kenapa Penting?

Riset keyword adalah proses penelitian untuk menemukan dan menganalisis kata-kata atau frasa yang sering digunakan pengguna saat mencari informasi di mesin pencari, dengan tujuan memahami kebutuhan audiens dan mengoptimalkan konten agar relevan serta mendapatkan traffic organik yang berkualitas untuk website atau bisnis kamu. 

Proses ini membantu mengidentifikasi kata kunci dengan volume pencarian tinggi, tingkat persaingan, dan relevansi yang tepat untuk strategi Search Engine Optimization (SEO). Agar konten sesuai dengan apa yang dicari orang di Google.

Misal ketika orang mencari “Makeup Artist Jakarta Selatan” di mesin pencari, berarti ada permintaan nyata terhadap keyword tersebut.

Cara Riset Keyword Gratis untuk Pemula

1. Gunakan Google Search Suggestion (Autocomplete)

screenshot google search suggestion
Screenshot Google Search Suggestion
  • Ketik kata kunci di Google → lihat saran yang muncul.
  • Contoh: “makeup natural…” → Google kasih ide tambahan.
  • Praktis dan gratis.

2. Manfaatkan Google Related Search (Pencarian Terkait)

screenshot google related search
Screenshot Google Related Search
  • Scroll ke bawah hasil pencarian → lihat “Pencarian terkait”.
  • Bisa jadi ide artikel tambahan.

3. Coba Google Keyword Planner (Gratis dengan Akun Google Ads)

Screenshot Google Keyword Planner
  • Tools resmi Google.
  • Bisa lihat volume pencarian per bulan + ide keyword.

4. Gunakan Ubersuggest (Versi Gratis)

Screenshot Ubbersuggest
  • Masukkan kata kunci → dapat ide turunan keyword + volume pencarian.
  • Versi gratis terbatas, tapi cukup untuk pemula.

5. Cek People Also Ask (Orang Juga Bertanya)

Screenshot People Also Ask
  • Fitur pertanyaan di Google.
  • Bisa jadi bahan artikel Q&A.
  • Contoh: ketik “cara merawat makeup tahan lama” → muncul pertanyaan-pertanyaan terkait.

 6. Gunakan AnswerThePublic (Freemium)

Screenshot
  • Visualisasi pertanyaan orang di Google.
  • Bagus untuk cari ide konten blog.

Tips Praktis Saat Memilih Keyword

  • Pilih keyword dengan volume pencarian sedang (tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil).
  • Perhatikan relevansi dengan niche.
  • Coba gunakan long-tail keyword (contoh: “MUA untuk lamaran di Jakarta Selatan” lebih spesifik daripada hanya “MUA Jakarta”).

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

  • Fokus hanya ke keyword populer (susah bersaing).
  • Memasukkan keyword secara berlebihan (keyword stuffing).
  • Tidak memahami maksud pencarian (search intent).

Kesimpulan

  • Riset keyword adalah langkah awal penting dalam SEO.
  • Banyak cara gratis yang bisa dilakukan: dari Google Suggestion sampai tools seperti Keyword Planner dan Ubersuggest.
  • “Kunci sukses riset keyword adalah memahami apa yang dicari orang, lalu membuat konten yang relevan dan bermanfaat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *